Latest News
Tampilkan postingan dengan label Farmasi UNAIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Farmasi UNAIR. Tampilkan semua postingan

Lamaran

Posted by Sudjatmiko on , under | komentar (0)



Lamaran disini maksudku bukan lamaran istri. Melainkan lamaran kerja. Kemarin waktu aku magang di apotek tidak perlu seribet ini ngurus surat lamaran. Tinggal bilang kakk kelas yang kebetulan kerja disana, lalu ngobrol-ngobrol dengan pemilik apoteknya, jadi deh.

Sekarang untuk nglamar ke industri tentu prosesnya tidak semudah itu. Harus siapkan lamaran, CV, fotokopi ijazah S1 dan apoteker, transkrip nilai, dan piagam-piagam (kebetulan aku tidak punya piagam-piagam hehe). Bagi temen-temen yang kebetulan masih di S1, sebaiknya ikut tuh seminar-seminar. Seminar apapun pokoknya yang berhubungan sama program studimu. Kayaknya sepele, tapi piagam-piagamnya sangat penting buat menuh-menuhin CV. Kalau dilampirkan, misal ikut 25 seminar, kan keren, ada 25 lampiran piagam/sertifikat:) Trus juga keikutsertaan dalam organisasi di kampus. Sekali lagi ini penting buat menuh-menuhin CV di bagian profil organisasi.

Nah tentu saja yang paling utama adalah prestsi akademik. Kalau melamar di perusahaan, mau tidak mau ini akan menjadi pertimbangan yang sangat penting. So, mulai sekaraang belajar giat ya, Trus maen PS nya agak dikurangi, apalagi chatting-annya, hihi.

Magang Apotek

Posted by Sudjatmiko on , under | komentar (0)



Magang di apotek? Why not? bagi teman-teman farmasi yang masih kuliah S1 atau sedang menempuh profesi, magang di apotek adalah salah satu kegiatan yang layak untuk dilakukan.

Keuntungannya banyak sekali. Kebetulan saya ambil magangnya saat mendekati lulus. Itupun saya agak menyesal, kenapa tidak jauh-jauh hari sebelumnya. Dari magang itu saya pribadi dapat tambah banyak pengalaman. Paling tidak saya dapat lebih hafal merek obat yang bermacam-macam. Ini berguna sekali untuk pelajaran farmakoterapi, yang kalau di Universitas Airlangga masih perlu menghafal nama-nama obat.

Selain itu juga dapat untuk melatih cara kita berkomunikasi dengan pasien dan menagani keluhan. Bagi sebagian orang, ngomong dengan orang lain adalah suatu kesusahan tersendiri. Nah, di apotek mau tidak mau harus berani ngomong dengan pasien, menyampaikan informasi tentang obat tadi. So, jangan cuma ada di belakang meracik resep saja, rugi besar.

Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah mendapat ilmu tentang manajemen apotek. Baik itu pengelolaan keuangannya, pemesanan barang, kontrol persediaan barang, dan sebagainya. Well okey, segini saja untuk kali ini. Good luck :)

About This Blog

Posted by Sudjatmiko on , under | komentar (1)



About this blog. Pertama-tama mengapa blog ini dinamakan "Sudjatmiko". Hal ini karena saya adalah anak dari Pak Sudjatmiko. Lima tahun terakhir saya kuliah di farmasi Unair Surabaya. NB: sekarang sudah lulus Apoteker. Banyak suka dukanya selama kuliah. Dalam blog ini saya ingin berbagi kepada teman2 tentang apa saja yang saya alami di kos maupun di kampus selama kuliah ini.

Blog ini adalah personal blog. Pada intinya adalah suka-suka saya mau nulis apa aja disini. So, jangan heran bila tulisannya sangat subyektif, hehe. Bahasa yang saya gunakan adalah campuaran Indonesia, English, and Jowo. Anyway, sekarang saya sudah lulus, sudah diwisuda, sudah disumpah. Kedepan yang penting adalah melanjutkan hidup, berusaha dengan lebih baik lagi. Cari kerja,bikin rumah, cari istri, trus bikin anak, hihihi.

-------------------

This is personal blog of Sudjatmiko. Place to write my idea and oppinion. Maybe it's so subjective. But once more I said to you that it is my PERSONAL BLOG. So what I write is up to me :) If you have any question or feedback, or want to contact me, just simply add my Facebook :)

Keep Going dalam Kuliah

Posted by Sudjatmiko on , under | komentar (0)



Hari-hari awal kuliah adalah saatnya ospek. Sangat melelahkan, bangun pagi-pagi, tidurnya pun pagi juga, jam 3 baru tidur. Tugas dari panitia yang sedabreg, bikin pusing kepala saja. Dulu aku mikir apa gunanya ospek begini. Toh juga dengan ospek tidak lantas bikin IPK kita jadi cumlaud. Dan sampai sekarang juga belum ketemu apa gunanya ospek, hehe. Tapi paling tidak (minimal kata kakak-kakak kelas), dengan ospek kita bisa lebih mengenal lingkungan kampus dan teman-teman seperjuangan nanti.

Setelah ospek berakhir, mulailah kegiatan kuliah dimulai. Menurut aku senang juga sih dapat banyak teman, dan ilmu dari bapak dan ibu dosen. Di farmasi ada banyak praktikumnya. Nah di praktikum itulah saya ketemu Sugeng, Eko, Rizky, Ranni, Yayoi, dan Indah. Mereka itulah kelompok praktikum saya, mulai awal kuliah sampai lulus, gak berubah. Bosen juga sih (mungkin mereka lebih bosen ke aku, hehe).

Semester pertama Alhamdulillah dapat dilalui dengan lancar. Liburan bisa sebulan di rumah Solo. Yang jadi masalah adalah semester dua, nilainya terjun bebas. So, harus tetap stay di Surabaya saat libur semester, ikutan remedial. Orang Surabaya bilang “soro”. Tapi ya gimana lagi, semuanya harus tetap dijalani. Sebenarnya menurut, aku lebih mudah dan tepat waktu lulus dari farmasi ya karena ada program remedial itu tadi. Dimana aku bisa ikut ujian perbaikan bila nilaiku kurang memuaskan ( dibawah B). padahal sebenarnya nilaiku banyak yang jauh di bawah B ( C,D, kadng E :”>). Coba andaikata tidak ada remedial, mungkin aq masih belum lulus, hehe. Denger- denger di fakultas lain gak ada remedial lho. Tambah “soro” kan :)

Untuk semester-semester berikutnya Alhamdulillah ada peningkatan, walaupun masih tetap ada juga nilai jelek yang harus di-remed. Pada intinya, show must go on, dan tidak boleh menyerah, apalagi drop out. Keep going, sukses untuk Anda :)